Diberdayakan oleh Blogger.

Kemudahan Menyalurkan Sedekah dan Wakaf Melalui Lembaga Wakaf

Posted by TJ-Baoting.com

Pernahkah Anda mendengar kata wakaf? Wakaf adalah menahan suatu harta yang kekal untuk diambil manfaatnya bagi kepentingan umum. Sebagai contoh, tanah milik seseorang yang diwakafkan kepada pengurus kampung atau kepada kampung tertentu untuk digunakan sebagai pemakaman umum atau keperluan pembangunan masjid dan mushola. Proses pemberian wakaf bisa dilakukan secara langsung seperti contoh tadi ataupun melalui sebuah perantara yang mengatur realisasi wakaf yang disebut badan wakaf.

global wakaf

Wakaf yang diberikan kepada orang atau masyarakat secara langsung bisa saja dilakukan tanpa melewati lembaga pemerintahan yang mengurus masalah zakat. Namun agar pemanfaatannya lebih maksimal maka ada baiknya bagi Anda yang hanya ingin mewakafkan sebagian tanah atau bangunan gedung namun belum tahu tujuan yang paling baik untuk tanah atau gedung tersebut maka mewakafkan melalui lembaga atau badan wakaf menjadi lebih utama. Saat ini banyak sekolah madrasah, masjid, mushola, tanah pemakaman dan bangunan untuk kepentingan umat Islam lainnya berdiri di atas tanah wakaf.

Dengan adanya badan yang mengurusi tentang wakaf di Indonesia ini, maka sistem pemanfaatan wakaf bisa lebih terorganisir sehingga satu fasilitas tidak menumpuk di satu lokasi. Misalnya Anda memiliki sebidang tanah yang ingin diwakafkan di lokasi A, maka Anda bisa langsung mengurus proses wakafnya ke lembaga wakaf di kota Anda untuk melakukan ijab. Badan wakaf tersebut yang akan mengelola apakah tanah tersebut nantinya akan digunakan untuk keperluan masjid atau keperluan umum lainnya.

Namun sama seperti ibadah dalam Islam lainnya, wakaf juga memiliki aturan yang disebut dengan rukun wakaf yaitu:

1. Orang yang berwakaf syaratnya:
Atas kemauan sendiri.
Berhak berbuat baik meski non Islam.

2. Bagi barang yang akan diwakafkan syaratnya:
Tetap zat nya dan bisa memberikan manfaat baik saat ini maupun kemudian hari.
Milik sendiri dan dapat dipindahtangankan.

3. Orang yang menerima wakaf:
Memiliki wujud (bayi dalam kandungan tidak boleh menerima wakaf).

4. Akad wakaf.
Sedangkan rukun wakaf yang juga harus bisa dipenuhi adalah:
Benda diwakafkan untuk selama lamanya.
Tunai tanpa syarat.
Jelas bagi orang yang diberi wakaf dan benda yang diwakafkan bisa dipindahtangankan.

Dengan berwakaf melalui badan wakaf Anda akan lebih tenang karena harta Anda akan memberi manfaat yang tepat guna bagi kepentingan masyarakat sekitar maupun masyarakat Indonesia pada umumnya. Selain itu pemanfaatan harta wakaf Anda juga akan diatur oleh badan wakaf sehingga yang perlu Anda lakukan hanyalah menyerahkannya dengan ijab wakaf sebagai syarat sah wakaf. Diharapkan dengan adanya badan yang mengelola wakaf, Indonesia bisa lebih mandiri untuk membangun kesejahteraan umat dan masyarakat sehingga tidak membebani pemerintah dengan hutang dan masyarakat dengan pajak yang semakin tinggi.

Related Post



Posting Komentar