Diberdayakan oleh Blogger.

Peran Lembaga Kemanusiaan dalam Banjir Aceh 2017

Posted by TJ-Baoting.com

banjir aceh 2017

Banjir Aceh 2017 terjadi sekitar bulan April tepatnya pada minggu kedua tanggal 11 April yang merendam setidaknya 12 desa di dua kecamatan yang berbeda. Banjir ini termasuk kedalam banjir bandang yang parah karena turut merenggut korban jiwa. Setidaknya ada dua orang meninggal dalam kejadian ini dan ribuan orang harus mengungsi di tempat yang lebih aman meninggalkan tempat tinggalnya masing-masing yang telah terendam banjir bercampur tanah.

Banjir ini terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara dengan total jiwa yang mengungsi sebanyak 2746 orang yang terjadi dari ratusan kepala keluarga. Selain mengungsi rumah juga banyak yang rusak yaitu 298 rumah rusak yang berada di 12 desa di kecamatan Semadam dan juga kecamatan Lawe Sigala Gala. Untuk desa yang paling parah dari banjir Aceh di Aceh Tenggara ini adalah desa Lawe Sigala Barat dan untuk desa di kecamatan Semadam adalah desa Suka Makmur yang mengalami kerusakan parah. Dimana selain merenggut korban jiwa, juga menyebabkan rumah rusak, berbagai fasilitas juga turut rusak dari sekolah, jalan, dan masih banyak fasilitas lainnya. Sehingga kegiatan memang lumpuh total dan tidak ada yang bisa dilakukan kecuali mengamankan diri di pengungsian sampai menunggu keadaan lumayan tenang. Ketika masa itulah lembaga kemanusiaan memerankan perannya dengan datang membantu. Dimana beberapa peran yang dilakukan ketika tragedi Banjir Aceh Tenggara tahun 2017 ini adalah:
  1. Memberikan donasi para relawan
    Berbagai lembaga datang ke daerah banjir dan kemudian memberikan sumbangan yang telah dikumpulkan sebelumnya untuk korban banjir Aceh ini. Dimana donasi masyarakat tersebut digunakan untuk memperbaiki fasilitas umum yang ada seperti sekolah, fasilitas pemerintahan, fasilitas medis yaitu rumah sakit, masjid, dan masih banyak lainnya yang bisa dilakukan dengan donasi relawan yang menyumbangkan uangnya untuk membantu sesama saudara yang mengalami bencana banjir bandang tersebut.
  2. Datang ke lokasi secara langsung
    Selain memberikan donasi yang merupakan support secara materil, banyak lembaga kemanusiaan juga datang secara langsung untuk memberikan support secara moril. Dimana ketika sampai di daerah bencana tersebut nantinya mereka akan melakukan hal yang bisa membantu seperti dapat untuk mengajar anak sekolah, mengajak anak bermain, melakukan pengobatan, dan berbagai jenis lainnya yang bisa menyembuhkan sedikit luka dan trauma dari para korban banjir.
  3. Memberikan bantuan barang
    Selain donasi dan uang yang telah dikumpulkan, donasi juga dalam bentuk barang yang dibutuhkan oleh para pengungsi. Dimana banyak pengungsi yang membutuhkan obat-obatan sebagai efek dari banjir yang terjadi. Selain itu mereka juga membutuhkan pakaian bersih untuk digunakan sebagai ganti karena semua pakaian ikut terendam banjir. Para relawan di lembaga kemanusiaan yang datang tersebut juga membawa makanan, peralatan sekolah, dan macam lainnya yang dibutuhkan oleh para korban banjir Aceh Tenggara 2017.


Related Post



Posting Komentar